Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek 1. ( Konsep Dasar Sistem, Konsep Dasar Informasi dan Konsep Dasar Sistem Informasi )


Konsep Dasar Sistem

        Secara sederhana suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan terpadu. Salah satu teori mengenai sistem secara umum pertama kali yaitu, teori yang diuraikan oleh Kenneth Boulding terutama menekankan perhatian terhadap setiap bagian yang membentuk sebuah sistem. Teori sistem mengatakan bahwa setiap unsur pembentuk organisasi harus mendapat perhatian penuh dari pemimpin organisasi secara merata baik komponen fisik maupun non-fisik.Unsur-unsur yang mewakili suatu sistem secara umum adalah memasukan (input),pengolahan (processing), dan keluaran (output).

        Menurut James A O’Brien dan George M Marakas dalam Husda dan Wangdra (2016:91) “Sistem informasi adalah kombinasi terorganisasi apapun dari manusia, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komunikasi, sumber data dan kebijakan serta prosedur yang terorganisasi yang menyimpan, mengambil, mengubah, dan memisahkan informasi dalam sebuah organisasi. Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media prosedurprosedur dan pengendalian yang ditunjukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.

Konsep Dasar Informasi

        Definisi dari informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berarti bagi yang menerimannya.

        Menurut raymond mcleod informasi adalah data yang telah diolahmenjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilankeputusan saat ini atau mendatang. Secara umum informasi dapat di definisikan sebagai hasil pengolahan data dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimannya.

        Sumber dari informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian-kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu.

        Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu metode untuk menghasilkan informasi Data yang diolah melalui suatu model menjadi informasi, penerima kemudian menerima informasi tersebut, membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan, yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah data kembali. Fungsi-fungsi informasi adalah sebagai berikut :
  1. Untuk meningkatkan pengetahuan bagi si pemakai
  2. Untuk mengurangi ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan pemakai
  3. Menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari sesuatu hal.
        Kualitas informasi bias terhadap error, karena kesalahan cara pengukuran dan pengumpulan, kegagalan mengikuti prosedur prmrosesan, kehilangan atau data tidak terproses,kesalahan perekaman atau koreksi data, kesalahan file histori atau master, kesalahan prosedur pemrosesan ketidak berfungsian sistem. Informasi yang berkualitas harus akurat, tepat padawaktunya dan relevan, maksudnya adalah:
  1. Akurat berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias ataumenyesatkan.
  2. Tepat waktu berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasiyang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi. Karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan keputusan.
  3. Relevan berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansiinformasi untuk tiap-tiap orang berbeda-beda.
        Nilai Informasi ditentukan dari dua hal, yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Suatuinformasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biayamendapatkannya. Pengukuran nilai informasi biasanya dihubungkan dengan analisis costeffectiveness atau cost benefit.
    
    Umur informasi, kapan atau sampai kapan sebuah informasi memiliki nilai atau arti bagi penggunanya. Ada condition informasion (mengacu pada titik waktu tertentu) dan operatinginformation (menyatakan suatu perubahan pada suatu range waktu).

Konsep Dasar Sistem Informasi

        Sistem informasi dalam organisasi dapat dikatakan sebagai sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya. Sistem informasi akan bekerja pada fungsi-fungsi organisasi sesuai dengan derajat kebutuhan informasi pada tingkatan manajemen dalam organisasi.

        Karakteristik dan tipe-tipe informasi akan terkait dengan kebutuhan informasi pada tingkatan-tingkatan manajemen dalam organisasi. Sistem informasi berfungsi mentransformasikan data menjadi informasiyang bernilai bagi tiap tingkatan manajemen. Sistem informasi mendukung pembuatan keputusan sesuai tahap-tahap pembuatan keputusan manajemen dalam organisasi.

        Menurut mc leod sistem informasi merupakan sistem yang mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi .

        Informasi dalam suatu lingkungan sistem informasi harus mempunyai persyaratan umumsebagai berikut :
  1. harus diketahui oleh penerima sebagai referensi yang tepat
  2. harus sesuai dengan kebutuhan yang ada dalam proses pembuatan / pengambilan keputusan
  3. harus mempunyai nilai surprise, yaitu hal yang sudah diketahui hendaknya jangan diberikan
  4. harus dapat menuntun pemakai untuk membuat keputusan. Suatu keputusan tidak selalumenuntut adanya tindakan.
        Sistem informasi harus mempunyai beberapa sifat seperti :
  1. Pemrosesan informasi yang efektif. Hal ini berhubungan dengan pengujian terhadap datayang masuk, pemakaian perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai
  2. Manajemen informasi yang efektif. Dengan kata lain, operasi manajemen, keamanan dankeutuhan data yang ada harus diperhatikan
  3. Keluwesan. Sistem informasi hendaknya cukup luwes untuk menangani suatu macamoperasid. kepuasan pemakai. Hal yang paling penting adalah pemakai mengetahui dan puas terhadapsistem informasi
        Sistem informasi harus mempunyai beberapa sifat seperti :
  1. Pemrosesan informasi yang efektif. Hal ini berhubungan dengan pengujian terhadap datayang masuk, pemakaian perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai
  2. Manajemen informasi yang efektif. Dengan kata lain, operasi manajemen, keamanan dankeutuhan data yang ada harus diperhatikan
  3. Keluwesan. Sistem informasi hendaknya cukup luwes untuk menangani suatu macamoperasid. kepuasan pemakai. Hal yang paling penting adalah pemakai mengetahui dan puas terhadapsistem informasi
        Sistem informasi mempunyai enam buah komponen atau disebut juga dengan blok bangunan (building block), yaitu :
  1. Komponen input atau komponen masukan
  2. Komponen model
  3. Komponen output atau komponen keluaran
  4. Komponen teknologi
  5. Komponen basis data
  6. Komponen kontrol atau komponen pengendalian

Komentar